Senin, 14 Juni 2010

PENANGANAN EFEK SAMPING PADA AKSEPTOR KB KHUSUSNYA KONDOM LAKI-LAKI DAN WANITA

A. KONDOM LAKI-LAKI
1. PENGERTIAN KONDOM

Kondom merupakan selubung atau sarung karet yang terbuat dari berbagai bahan diantaranya lateks (karet), plastik (vinil) atau bahan alami (produksi hewani) yang dipasang pada penis saat berhubungan. Kondom terbuat dari karet sintetis yang tipis, berbentuk silinder, dengan muaranya berpinggir tebal, yang digulung berbentuk rata. Standar kondom dilihat dari ketebalannya, yaitu 0,02 mm

2. JENIS KONDOM
Ada beberapa jenis kondom, diantaranya:
· Kondom biasa.
· Kondom berkontur (bergerigi).
· Kondom beraroma.
· Kondom tidak beraroma.

3. CARA KERJA KONDOM
Alat kontrasepsi kondom mempunyai cara kerja sebagai berikut:
· Mencegah sperma masuk ke saluran reproduksi wanita.
· Sebagai alat kontrasepsi
· Sebagai pelindung terhadap infeksi atau tranmisi mikro organisme penyebab PMS.

4. EFEKTIFITAS KONDOM
Pemakaian kontrasepsi kondom akan efektif apabila dipakai secara benar setiap kali berhubungan seksual. Pemakaian kondom yang tidak konsisten membuat tidak efektif. Angka kegagalan kontrasepsi kondom sangat sedikit yaitu 2-12 kehamilan per 100 perempuan per tahun
5. MANFAAT KONDOM
Indikasi atau manfaat kontrasepsi kondom terbagi dua, yaitu manfaat secara kontrasepsi dan non kontrasepsi.
Manfaat kondom secara kontrasepsi antara lain:
· Efektif bila pemakaian benar.
· Tidak mengganggu produksi ASI.
· Tidak mengganggu kesehatan klien.
· Tidak mempunyai pengaruh sistemik.
· Murah dan tersedia di berbagai tempat.
· Tidak memerlukan resep dan pemeriksaan khusus.
· Metode kontrasepsi sementara
Manfaat kondom secara non kontrasepsi antara lain:
· Peran serta suami untuk ber-KB.
· Mencegah penularan PMS.
· Mencegah ejakulasi dini.
· Mengurangi insidensi kanker serviks.
· Adanya interaksi sesama pasangan.
· Mencegah imuno infertilitas.

6. KETERBATASAN KONDOM
Alat kontrasepsi metode barier kondom ini juga memiliki keterbatasan, antara lain:
Efektifitas tidak terlalu tinggi.
Tingkat efektifitas tergantung pada pemakaian kondom yang benar.
Adanya pengurangan sensitifitas pada penis.
Harus selalu tersedia setiap kali berhubungan seksual.
Perasaan malu membeli di tempat umum.
Masalah pembuangan kondom bekas pakai

7. PENILAIAN KLIEN
Klien atau akseptor kontrasepsi kondom ini tidak memerlukan anamnesis atau pemeriksaan khusus, tetapi diberikan penjelasan atau KIE baik lisan maupun tertulis. Kondisi yang perlu dipertimbangkan bagi pengguna alat kontrasepsi ini adalah:
Kondom
Baik digunakan
Tidak baik digunakan
Ingin berpartisipasi dalam program KB
Mempunyai pasangan yang beresiko tinggi apabila terjadi kehamilan
Ingin segera mendapatkan kontrasepsi
Alergi terhadap bahan dasar kondom
Ingin kontrasepsi sementara
Menginginkan kontrasepsi jangka panjang
Ingin kontrasepsi tambahan
Tidak mau terganggu dalam persiapan untuk melakukan hubungan seksual
Hanya ingin menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan
Tidak peduli dengan berbagai persyaratan kontrasepsi
Beresiko tinggi tertular/menularkan PMS

8. KUNJUNGAN ULANG
Saat klien datang pada kunjungan ulang harus ditanyakan ada masalah dalam penggunaan kondom dan kepuasan dalam menggunakannya. Apabila masalah timbul karena kekurangtahuan dalam penggunaan, maka sebaiknya informasikan kembali kepada klien dan pasangannya. Apabila masalah yang timbul dikarenakan ketidaknyamanan dalam pemakaian, maka berikan dan anjurkan untuk memilih metode kontrasepsi lainnya.

9. PENANGANAN EFEK SAMPING
Efek Samping Atau Masalah
Penanganan
Kondom rusak atau bocor sebelum pemakaian
Buang dan pakai kondom yang baru atau gunakan spermisida
Kondom bocor saat berhubungan
Pertimbangkan pemberian Morning After Pil
Adanya reaksi alergi
Berikan kondom jenis alami atau ganti metode kontrasepsi lain
Mengurangi kenikmatan berhubungan seksual
Gunakan kondom yang lebih tipis atau ganti metode kontrasepsi lain

10. CARA MEMAKAI KONDOM LAKI-LAKI
· Tahap 1
Kondom dipasang saat penis ereksi, dan sebelum melakukan hubungan badan.
Tahap 2
Buka kemasan kondom secara hati-hati dari tepi, dan arah robekan ke arah tengah. Jangan menggunakan gigi, benda tajam saat membuka kemasan.
Tahap 3
Tekan ujung kondom dengan jari dan jempol untuk menghindari udara masuk ke dalam kondom. Pastikan gulungan kondom berada di sisi luar.

Tahap 4
Buka gulungan kondom secara perlahan ke arah pangkal penis, sambil menekan ujung kondom. Pastikan posisi kondom tidak berubah selama coitus, jika kondom menggulung, tarik kembali gulungan ke pangkal penis.
Tahap 5
Setelah ejakulasi, lepas kondom saat penis masih ereksi. Hindari kontak penis dan kondom dari pasangan
Tahap 6
Buang dan bungkus kondom bekas pakai ke tempat yang aman.

B. KONDOM WANITA

1. PENGERTIAN KONDOM WANITA
Kondom wanita adalah kondom yang dirancang khusus untuk digunakan oleh perempuan yang berbentuk tabung silinder yang dimasukkan ke dalam alat kelamin atau kemaluan cewek. Kondom khusus kaum perempuan tersebut memiliki dua ujung di mana ujung yang satu yang dimasukkan ke arah rahim tertutup dengan busa untuk menyerap sperma dan ujung yang lain ke arah luar terbuka.
Bahan kondom terbuat dari polyurethane atau latex dengan dua buah cincin pada masing-masing ujungnya yang berfungsi sebagai rangka. Agar tidak terasa sakit sebaiknya si cewek saja yang memakaikan kondom untuk dirinya sendiri, sedangkan yang pria melihat saja. Kondom wanita memiliki desain yang pas untuk bentuk organ vital perempuan yang konon lebih enak dipakai daripada kondom laki-laki. Kondom ini memiliki panjang 17an cm dan diameter 6 hingga 7 cm.

2. PENANGANAN EFEK SAMPING
Pada umumnya efek dan efektikitas kondom wanita sama dengan kondom laki-laki, yaitu:
Efek Samping Atau Masalah
Penanganan
Kondom rusak atau bocor sebelum pemakaian
Buang dan pakai kondom yang baru atau gunakan spermisida
Kondom bocor saat berhubungan
Pertimbangkan pemberian Morning After Pil
Adanya reaksi alergi
Berikan kondom jenis alami atau ganti metode kontrasepsi lain
Mengurangi kenikmatan berhubungan seksual
Gunakan kondom yang lebih tipis atau ganti metode kontrasepsi lain


3. CARA MEMAKAI KONDOM WANITA
· Ujung yang tertutup di bentuk lonjong pipih atau bisa juga angka delapan dengan salah satu jari-jari tangan.
Tangan yang lain membuka bibir vagina dan yang memegang ujung kondom yang tertutup memasukkan ke dalam lubang kemaluan.
Setelah cincin masuk ke dalam vagina, tangan yang satu memasukkan jari ke dalam kondom untuk mendorong agar kondom bisa masuk seluruhnya. Usahakan cincin yang di dalam menghadap langsung ke arah mulut rahim. Rapihkan cincin bagian luar yang terbuka di bibir vagina. Kondom siap dipakai untuk berhubungan badan suami istri. Selamat menikmati.
Untuk melepasnya tinggal dicabut pelan-pelan dan lapisan bagian cincin yang luar dipencet agar air mani tidak berantakan kemana-mana
C. PERBEDAAN ANTAR KONDOM LAKI-LAKI DAN WANITA

Perbedaan-perbedaan antara kondom perempuan dan kondom laki-laki adalah

Kondom Laki-laki
Kondom Perempuan
Digulung pada penis.
Dimasukkan pada vagina.
Terbuat dari latex; beberapa dari polyurethane.
Terbuat dari polyurethane.
Sesuai/pas dengan penis.
Bebas di vagina.
Lubrikasi
 Dapat termasuk spermisida
 Hanya berbahan dasar air; tidak dapat berbahan dasar minyak
 Digunakan di bagian luar kondom
Lubrikasi
 Dapat termasuk spermisida
 Dapat berbahan dasar air dan minyak
 Digunakan di dalam kondom
Dipakai pada saat penis ereksi.
Tidak memerlukan ereksi penis.
Kondom harus dipakai pada saat penis ereksi.
Dapat dimasukkan sebelum berhubungan seksual, tidak tergantung ereksi penis.
Harus dicabut setelah ejakulasi.
Tidak perlu dikeluarkan segera.
Menutup hampir seluruh bagian penis dan melindungi alat kelamin perempuan bagian dalam.
Menutup alat kelamin perempuan bagian dalam dan luar, dan sebagai dasar untuk penis.
Kondom latex dapat robek jika tidak disimpan secara benar; kondom polyurethane tidak terpengaruh terhadap perubahan suhu atau kelembaban.
Polyurethane tidak terpengaruh terhadap perubahan suhu dan kelembaban.
Direkomendasikan sebagai produk sekali pakai.
Direkomendasikan sebagai produk sekali pakai. Penelitian untuk penggunaan beberapa kali sedang dilakukan.

DAFTAR PUSTAKA

Arisman.2008. Pelayanan KB. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC

Sarwono. 2006. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka

Sampela.2009. Kondom Wanita. Tanggal 14 Juni 2010.Di unduh dari www.google.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar